ABU-ABU

 



˚₊‧꒰ა ☆ ໒꒱ ‧₊˚

i'm back tapi dengan tulisan dan cerita yang berbeda kali ini 

(kayanya makin hari makin alay yash tulisanku)

50 % fiksi - 50 % rill min

✮ ⋆ ˚。𖦹 ⋆。°✩

Tidak terasa hari-hari berlalu begitu saja. Pilar-pilar terakhir di tahun ini sudah hampir habis, namun aku masih belum beranjak kemana pun. Setiap hari kita selalu berjalan menuju kepastian yang sudah ditentukan tapi banyak kejutan ketika kita menjalaninya. Meski dengan langkah yang berat, dan pikiran yang berantakan dimana-mana, kita tetap dipaksa untuk selalu terlihat baik-baik saja di depan semesta. Tidak ada yang ingin tahu tentang bagaimana lelahnya menjadi manusia yang harus memenuhi ekspektasi semua orang. Sedang kita hanya manusia biasa yang kerap kali kalah dengan kenyataan.

Barangkali, dari ribuan pertanyaan yang bertarung di kepala, hanya beberapa jawaban yang benar-benar mampu melegakan. Sisanya, kita kembali seperti seseorang yang kehilangan jalan pulang. Sebab ternyata beberapa perjalanan yang pernah kita lewati tidak selalu menemukan tenang. Aku yang memikul sesuatu aneka ragam hanya mampu berteman dengan panjangnya kehilangan. 

Menemukanmu di perjalanan yang panjang ini adalah takdir yang mungkin sengaja Tuhan rencanakan. Aku belajar banyak tentang bagaimana cara memperlakukan seseorang dengan cinta. Aku juga belajar lebih sabar lagi saat menghadapi seseorang yang pemikirannya sangat berbeda denganku. Menerka-nerka dari sudut pandangku kegiatan baru untuk diriku ketika aku mengenalmu. Mungkin saja kata orang ini seperti hiperbola,tapi jika diibaratkan oleh diri ku sendiri bahwa aku adalah tanah, dan kau adalah langit. 

Sungguh mengenalmu seperti meninggalkan diriku sendiri di tengah- tengah lautan. Tidak ada tepian yang bisa ku tuju, dan tidak ada harapan untuk aku berlabuh. Ada waktu dimana aku bertanya kepada Tuhan mengapa pertemuan ini perlu terjadi, padahal sepertinya tidak ada pelabuhan yang indah untuk akhir cerita ini?

Seperti mimpi, kita dipertemukan hanya sebagai cerita singkat yang diberi umur panjang oleh ingatan dan sepertinya ini waktunya aku pulang memeluk diriku sendiri. Sudah lama sekali rasanya tidak pulang, entah sejauh apa aku berjalan meninggalkan diriku yang ringkih ini.


Tolong jangan annoyed sama blog kali ini yaaa hehehheh

°❀⋆.ೃ࿔*:・


note:jangan percaya sama lagu-lagu yang di post guys wkwwiww







Comments

Post a Comment